Bibit Pohon Glodogan Tiang / Glodogan Pecut

Bibit glodogan tiang pecut untuk tanaman pelindung yang kuat, dapat hidup dengan baik walaupun dibawah terik matahari langsung sepanjang hari, dan perawatannya cukup murah dan mudah, Pemiliki nama latin Olyalthea Longifolia pendula adalah tanaman yang dapat tumbuh secara tinggi tegak lurus, atau vertikal, selayaknya tanaman cemara, tanaman ini bisa tumbuh secara terus ke arah atas, cabang cabangnya kecil selayaknya tumpahan air mata yang mengalir di sekeliling pohon, Tanaman yang sangat bagus karena fungsinya sebagai peredam suara dan penyerap polusi ini direfrensikan sebagai tanaman penghijauan untuk jalan raya, dengan cara perawatan yang mudah tanaman ini dapat tumbuh bagus dan daun yang hijau tidak mudah rontok walaupun terkena terik matahari sepanjang hari dengan penyiraman yang minimal.

Tanaman gelodokan ini berbentuk tegak, lurus, dengan tinggi mencapai 30-35 m, bahkan lebih. Tanaman ini biasanya digunakan sebagai pohon pelindung pagar, pelindung cuaca, penghasil oksigen tinggi dan juga dapat dijadikan sebagai tanaman hias.

Morfologi tanaman glodokan

1. Akar

Tanaman ini memiliki perakaran berukuran besar tunggal, tidak menjalar, berwarna abu – abu hingga kecoklatan, dapat menembus dengan kedalamaan  10-15 m bahkan lebih. Perakaran ini berguna untuk menyokong tanaman hingga kuat dan juga membantu penyerapan unsur air.

2. Batang

Batang berkayu, kuat, keras dan juga kokoh. Batang ini memiliki permukaan kasar, tidak beraturan dan juga memiliki diamter mencapai 20-30 cm bahkan lebih tergantung dengan pertumbuhannya. Selain itu, batang tanaman ini juga memiliki panjang mencapai 5-10 m dan percabangan yang banyak.

3. Daun

Daun berbentuk bulat ovat memanjang, berwarna kehijauan muda hingga tua, pangkal ujung meruncing, dan memiliki pertulangan daun menyirip. Selain itu, daun tanaman glodokan ini juga memiliki permukaan halus, dengan pertulangan yang tampak berwarna keputihan hingga kecoklatan.

4. Bunga

Bunga tanaman ini berukuran kecil, berwarna kuning kehijauan, tumbuh diketiak daun, bunga ini juga berbentuk payung dengan pangkal meruncing dan mahkota yang saling berdekatan yang hampir menyerupai corong dengan warna keputihan. Biasanya ini ditandai dengan adanya putik berwarna unggu dan kepala sari berwarna jingga.

5. Buah

Tanaman ini juga memiliki buah yang hampir menyerupai buah buni, dengan bentuk bulat oval memanjang, dengan warna kemerahan hingga kekuningan. Dalam satu buah memiliki beberapa biji yang berbentuk pipih, hingga bulat, dengan warna kecoklatan hingga kehitaman.

 

Bibit Tanaman Pohon Bambu Petung

Betung[6] atau petung (Dendrocalamus asper) adalah salah satu jenis bambu yang memiliki ukuran lingkar batang yang besar dan termasuk ke dalam suku rumput-rumputan. Bambu ini memiliki aneka nama lokal seperti bambu betung, buluh petung (Mly.); bulu botung (Bat.); oloh otong (Gayo); triĕng bĕtong (Aceh); léwuo guru (Nias); bambu batuĕng (Mink.); pĕring bĕtung (Lamp.); awi bitung (Sd.); pring pĕtung, dĕling pĕtung, jajang bĕtung (Jw.); pĕréng pĕtong (Md.); tiing pĕtung (Bl.); bulo patung, b. patong (Mak.); awo pĕtung (Bug.); au pĕtung (Solor); bambu swanggi (Banda), dan lain-lain.[7] Dalam bahasa Inggris ia disebut rough bamboo atau giant bamboo.

Bambu betung memiliki banyak manfaat dan terutama digunakan sebagai bahan bangunan dan kayu struktural untuk konstruksi pelbagai bangunan: tiang rumah, andang-andang perahu, rangka gudang tembakau, jembatan dan titian, perancah dan lain-lain.[3][7] Buluhnya yang tebal umumnya dianggap kuat dan awet; pada kadar air 8% kerapatan kayunya antara 0,7-0,8 g/cm³. Pada kadar air 15%, keteguhan patah bambu betung adalah 103 N/mm²; keteguhan tekan sejajar arah serat 31 N/mm²; dan keteguhan gesernya 7,3 N/mm².[9]

Pemanfaatan lainnya di antaranya untuk semah-semah perahu, tahang air atau nira,[7] saluran air, alat musik, furnitur, peralatan rumah tangga dan kerajinan, papan laminasi,[9] bubur kertas,[12] sumpit, tusuk gigi,[8] serta aneka kegunaan lainnya.

Rebungnya yang besar dan manis disukai orang,[3] untuk dibuat acar atau masakan lain. Mutu rebung ini dianggap yang terbaik dibandingkan dengan rebung bambu jenis lain, termasuk pula apabila dikalengkan.[9]

Bibit Tanaman Pohon Cemara Angin

Cemara Angin atau Cemara laut adalah salah satu jenis cemara dari golongan Casuarina.[1] Tumbuhan ini juga memiliki sebutan lain yaitu Australian pine dan beach she-oak.[1] Tumbuhan ini masih berkerabat dekat dengan cemara sumatera dan cemara gunung.[1] Cemara laut merupakan tanamah jenis pohon berumah satu dengan percabangan halus, dan pepagan berwarna coklat-keabu-abuan muda.[2][2][3] Bagian batangnya yang masih muda bertekstur halus sedangkan batang yang tua bertekstur kasar, tebal, dan beralur.[1] Pepagan cemara laut berwarna kemerahan dan berbau harum.[2] Daun daru cemara laut mudah gugur, tumbuh merunduk, berbentuk seperti jarum serta berwarna hijau-keabu-abuan.[1] Daun cemara laut mereduksi menjadi seperti lidi yang berruas-ruas dan berjumlah 7—8 tiap-tiap ruas.[2] Seperti halnya tumbuhan berumah satu lainnya, cemara laut juga mempunyai bunga jantan dan betina.[2][3] Bunga jantannya berupa bulir memanjang, tunggal, dan terletak pada bagian terminal sedangkan bunga betina terletak pada cabang berkayu yang menyamping.[2][3] Secara umum pohon ini berbentuk kurus dan banyak ditemukan di sepanjang pinggir pantai.[3]

Bibit Tanaman Palem Merah

Palem merah (Cyrtostachys lakka Becc.) adalah tanaman hias populer yang biasa dijumpai di pekarangan rumah. Nama merah diambil dari warna pelepah daunnya yang merah pekat menyala. Palem merah sekarang menjadi salah satu tumbuhan langka karena eksploitasi besar-besaran di hutan Sumatra dan Malaya, tempat asalnya.

Terdapat varian yang sekarang dianggap sebagai varietas, yang pernah dikenal sebagai palem jingga (C. renda Blume).

Palem merah adalah flora maskot Provinsi Jambi.

Bibit Tanaman Bunga Pucuk Merah

Pucuk merah (Syzygium oleana) adalah sejenis tanaman perdu yang tak sepopuler anthurium atau sejenisnya. Bentuk daunnya pun tidak sevariatif tanaman hias populer tadi. Warnanya hijau muda, bentuknya kecil agak memanjang, dengan batang yang kecil, bentuknya hampir sama seperti tanaman perdu pada umumnya, namun saat ini sudah menjadi trend tanaman hias.

Keistimewaan  dari tanaman ini adalah ujung daun mudanya yang berwarna oranye dan merah. Tak heran bila tanaman ini lalu dikenal dengan nama pucuk merah. Tajuk tanaman muda yang baru tumbuh akan menyembul indah di sela-sela daun yang menghijau. Seperti layaknya bunga di antara dedaunan.

Ternyata, tanaman berdaun unik ini masih termasuk ke dalam family yang sama dengan tanaman cengkih. Bila diperhatikan, bentuk tajuk dan daunnya pun sangat menyerupai tanaman cengkih.

Bibit Tanaman Buah Anggur Brazil

Anggur Brazil, Pohon Anggur ini berbeda dengan pohon anggur biasanya, karena pohon ini tidak merambat, tetapi seperti pohon keras lainnya, berdaun kecil runcing seperti pohon pucuk merah, berbuah bulat hitam pada batang utama, sering disebut dengan Kupalandak (indonesia), Jaboticaba (internasional). Anggur Brazil adalah pohon buah-buahan dalam keluarga Myrtaceae berasal dari kota Minas Gerais dan São Paulo di barat daya Brazil. Anggur Brazil termasuk dalam spesies yang berkaitan dengan genus Myrciaria. Penyebaran asal dari Brazil, Argentina, Paraguay, Peru dan Bolivia. Pokhon ini ditanam untuk diambil buahnya. Buahnya yang berwarna ungu-hitam berisi putih; buah ini bisa dimakan mentah atau digunakan untuk membuat Jelly dan minuman Jus. Diindonesia mulai berkembang satu dasawarsa silam. Sekarang masyarakat indonesia mulai mengembangkan intensif, karena daya tarik buahnya yang enak dan bergizi, harga jual yang masih tinggi, karena proses produksi yang lama dari bibit. Mulai berbuah dari semaian biji kisaran 3-5tahun. Pohon anggur brazil bisa dijadikan bonsai untuk hiasan rumah.